Artikel Menghadapi Kecemasan: Pencarian Validasi Diri dan Risiko Pengabaian Aspek Psikologis di Media Sosial
Menghadapi Kecemasan: Pencarian Validasi Diri dan Risiko Pengabaian Aspek Psikologis di Media Sosial
Abstrak
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam fenomena kecemasan yang muncul akibat pencarian validasi diri serta dampak risiko pengabaian aspek psikologis dalam interaksi di media sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, penelitian ini membedah narasi pengalaman individu terkait ketergantungan pada afirmasi digital. Data penelitian bersumber dari hasil observasi perilaku digital dan tinjauan literatur sistematis, yang divalidasi melalui data survei sekunder dari RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (Pujiastuti et al., 2025) dan Jurnal IPSIKOM (2025) mengenai dinamika komunikasi digital. Subjek penelitian difokuskan pada mahasiswa di lingkungan Universitas Negeri Jakarta untuk mendapatkan gambaran perilaku pada kelompok usia produktif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengabaian terhadap self-validation internal menyebabkan individu terperangkap dalam siklus kecemasan akibat fluktuasi metrik digital yang tidak menentu. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan aspek psikologis mandiri merupakan instrumen krusial dalam menghadapi risiko disosiasi identitas di era soshum digital.
Referensi
Sumber Teoretis & Jurnal:
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2017). Self-Determination Theory: Basic Psychological Needs in Motivation, Development, and Wellness. (Membahas kebutuhan dasar manusia akan kompetensi dan keterkaitan tanpa harus bergantung pada validasi eksternal).
Vogel, E. A., dkk. (2014). "Social Media Social Comparison of Social Media Use and Self-Esteem." Journal of Psychology of Popular Media Culture.
Przybylski, A. K., dkk. (2013). "Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out." Computers in Human Behavior.

