Efektivitas Pembinaan Narapidana Sebagai Upaya Pencegahan Residivisme Di Rumah Tahanan Negara Kelas Ii B Soasio Kota Tidore Kepulauan

  • Rastika Ramadani Universitas
  • Hasmiah Hamid Universitas
  • Indra Rusdian Lego Universitas

Abstract

Residivis adalah seseorang yang melakukan tindak pidana dan telah dijatuhi pidana dengan suatu putusan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde), kemudian melakukan tindak pidana yang sama lagi dan dapat dijadikan dasar pemberat hukuman. Pembinaan narapidana yang optimal dapat mencegah terjadinya pengulangan tindak pidana yang sama. Oleh karena itu, efektivitas pembinaan sangat penting dalam mencegah terjadinya residivisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh manakah efektivitas pembinaan di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Soasio serta faktor-faktor yang mempengaruhi seorang narapidana menjadi residivis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Jumlah resonden sebanyak 3 orang narapidana residivis yang didapat dengan tehnik observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dan interpretasi data bahwa pembinaan di Rumah Tahanan Negara Kelas II B kurang efektif, dilihat dari peningkatan data residivis selama 5 (lima) tahun terakhir. Walaupun sistem pembinaan di Rumah Tahanan Negara Kelas II B sudah sesuai dengan tahapan pembinaan yang tercantum dalam UU RI No.22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Adapun factor yang mempenaruhi narapidana menjadi residivis antara lain lingkungan pergaulan, masalah ekonomi kebiasaan tidak memikirkan konsekuensi dan perbuatannya serta kurangnya pengawasan orang tua. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembinaan di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Kota Tidore Kepulauan kurang efektif.

Published
2026-06-24
How to Cite
Ramadani, R., Hamid, H., & Lego, I. (2026). Efektivitas Pembinaan Narapidana Sebagai Upaya Pencegahan Residivisme Di Rumah Tahanan Negara Kelas Ii B Soasio Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(6.B), 268-287. Retrieved from https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14466