MORAL EKONOMI PEDAGANG BAKSO DI DESA MUARO PAITI KECAMATAN KAPUR IX KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

  • Aurelia Marsha Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Riau
  • Resdati . Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Abstract

Penelitian ini mengkaji moral ekonomi pedagang bakso di Desa Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Usaha bakso di desa ini dijalankan oleh pedagang yang terdiri dari perantau dan masyarakat lokal, yang menjadikan usaha tersebut sebagai sumber nafkah utama keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana moral ekonomi membentuk keputusan dan strategi bertahan hidup pedagang bakso dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kajian ini berlandaskan pada teori Moral Ekonomi James Scott (1994), yang menekankan bahwa keputusan ekonomi seringkali didasarkan pada pertimbangan subsistensi dan norma resiprositas yang terbentuk dalam struktur sosial. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dikemukakan oleh Creswell, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan melalui purposive sampling dengan melibatkan informan utama yang merupakan pedagang bakso serta key informan yang terdiri dari kenalan dan pelanggan yang bersangkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik moral ekonomi pedagang bakso tercermin melalui dua aspek utama, yaitu subsistensi dan resiprositas. Praktik subsistensi terlihat dari orientasi pedagang yang mengutamakan pemenuhan kebutuhan hidup daripada keuntungan maksimal. Praktik resiprositas tampak dalam hubungan timbal balik antara pedagang dengan pelanggan maupun masyarakat sekitar yang didasarkan pada kepercayaan, meskipun dalam pelaksanaannya tidak selalu berjalan seimbang dan terkadang menimbulkan kerugian bagi pedagang. Strategi pedagang dalam menyikapi kondisi tersebut meliputi penyesuaian harga dan kualitas produk, menjaga hubungan sosial dengan pelanggan, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial, terutama bagi pedagang yang berstatus perantau.. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlangsungan usaha tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan pedagang dalam menyesuaikan diri dengan nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat

Published
2026-09-08
How to Cite
Marsha, A., & ., R. (2026). MORAL EKONOMI PEDAGANG BAKSO DI DESA MUARO PAITI KECAMATAN KAPUR IX KABUPATEN LIMA PULUH KOTA. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(9.D), 22-44. Retrieved from https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14362