PERILAKU BULLYING (PERUNDUNGAN) PADA SISWA DI SEKOLAH ISLAM TERPADU KOTA PEKANBARU
Abstract
Perilaku bullying di lingkungan sekolah terus mengalami peningkatan dan menjadi persoalan sosial yang serius, termasuk di Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab bullying, dampak yang ditimbulkan terhadap korban, serta upaya pencegahannya di SMP Islam Terpadu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling yang melibatkan tujuh informan terdiri dari pelaku, korban, teman sebaya, kepala sekolah, wakil kesiswaan, dan guru bimbingan konseling. Penelitian ini menggunakan teori habitus Pierre Bourdieu dan teori partisipasi sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying dipengaruhi oleh faktor individu, kelompok pertemanan, lingkungan sekolah, keluarga, dan media sosial. Dampak bullying meliputi aspek psikologis, sosial, akademik, dan jangka panjang. Upaya pencegahan dilakukan melalui pengawasan guru, penerapan tata tertib sekolah, pembinaan karakter berbasis nilai keagamaan, pendampingan siswa, serta kerja sama dengan orang tua. Kajian ini menunjukkan bahwa bullying merupakan praktik sosial yang terbentuk melalui habitus, relasi kekuasaan, dan lingkungan sosial siswa, sehingga pencegahannya memerlukan partisipasi aktif seluruh pihak secara berkelanjutan.

