Pengaruh Digital Marketing dan Brand Awareness terhadap Purchase Intention pada Produk Fashion Eco-Friendly Brand Sejauh Mata Memandang di Bekasi
Abstract
Perkembangan industri fesyen yang pesat turut menyumbang permasalahan lingkungan akibat limbah tekstil, yang kemudian memicu lahirnya konsep fesyen ramah lingkungan (eco-friendly fashion) seperti yang diusung oleh merek lokal Sejauh Mata Memandang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Marketing dan Brand Awareness terhadap Purchase Intention (minat beli) konsumen pada produk pakaian ramah lingkungan tersebut, khususnya di wilayah Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda berbantuan perangkat lunak SPSS, yang didahului dengan pengujian kualitas data dan uji asumsi klasik. Hasil pengujian secara parsial (Uji t) membuktikan bahwa Digital Marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention (t-hitung 7,285 > t-tabel 1,290; Sig. < 0,10), sedangkan Brand Awareness tidak memiliki pengaruh yang signifikan (t-hitung 0,396 < t-tabel 1,290; Sig. > 0,10). Namun demikian, hasil pengujian simultan (Uji F) menunjukkan bahwa Digital Marketing dan Brand Awareness secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Purchase Intention, dengan kontribusi pengaruh (R Square) sebesar 35,5%. Kajian ini menyimpulkan bahwa untuk memasarkan produk fesyen ramah lingkungan, strategi penetrasi digital yang bersifat edukatif jauh lebih krusial dan efektif dalam mendorong niat beli dibandingkan sekadar tingginya tingkat pengenalan merek di masyarakat.

