Sistem Vertikultur Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor L) Varietas Mira dengan Pemberian Fermentasi Air Kelapa Tua (Cocos nucifera)
Abstract
Verticulture is a method of farming both indoors and outdoors that utilizes limited land. One of the plants that can be cultivated with a verticulture system is red spinach. Red spinach is an annual plant, usually grows in tropical areas and is an important vegetable crop for people in lowlands. This research was conducted in March - April 2021. This study used a non-factorial randomized block design consisting of 7 treatments and 4 replications : A0- kontrol (0 ml/l), A0+ kontrol (POC NASA 6 ml/l), A1 (100 ml/l), A2 (200 ml/l), A3 (300 ml/l), A4 (400 ml/l), dan A5 500 (500 ml/l). The purpose of this study was to determine the effect of fermentation of old coconut water on the growth and yield of red spinach and to find out at what concentration the fermentation of old coconut water gave the best results for red spinach with a verticulture system. The results showed that the plant height, number of leaves, leaf area, wet weight and dry weight obtained the highest average value in the A0-control treatment (0 ml/l), while the lowest value was obtained in the A5 treatment (500 ml/l). The fermentation concentration of old coconut water had no significant effect on the parameters of plant height, number of leaves, leaf area, wet weight and dry weight of red spinach plants.
References
Anggraeni, N. (2017). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Paitan (Thitonia diversivolia) Dan Urin Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss.). Skripsi. Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma.
Anggraeni, R., Hadid, A., Laude, S. (2017). Pemanfaatan Mulsa dan Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Agroland, 24(1):64 – 72.
BPS Kabupaten Karawang. (2017). Kbupaten Karawang Dalam Angka 2017. Diakses: https://karawangkab.bps.go.Id/publication/2017/08/17/258839c82b4aaf001be0f08f/kabupaten-karawang-dalamangka 2017.html.[23 Mei 2021].
Badan Pusat Statistik. (2019). Produksi Tanaman Sayuran 2019. Diakses:https://www.bps.go.id/indicator/55/61/1/produksitanaman-sayuran.html. [9 Maret 2021].
Firnia, D. Dan Fatmawaty, A. (2009). Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Pada Berbagai Dosis Pupuk Organik Dan Intensitas Pengolahan Tanah Ultisols Banten. Jurnal Agroetek. I(2):16-26.
Goldsworthy, P.R. dan Fisher N.M. (1992). Fisiologi Tanaman Budidaya Tropik. Diterjemahkan oleh Tohari. Gadjah Mada University Press.
Indriani. (2003). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.
Jatnika, A. (2010). Vertikultur Konsep Praktis Pertanian Masyarakat Urban. BBPP Lembang.
Lakitan, (2000). Dasar-dasar Fisiologi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Lingga, P. dan Morsono. (2001). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta : Penebar Swadaya.
Nana, S, A., dan Salamah, Z. (2014). Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.) dengan Penyiraman Air Kelapa (Cocos nucifera L.) Sebagai Sumber Belajar Biologi SMA Kelas XII. JUPEMASI-PBIO, 1(1) 82-86.
Metusala, D. (2012). Air Kelapa Pemacu Pertumbuhan dan Pembungaan Anggrek. Diakses: http://www.anggrek.org/air-kelapa-pemacu-pertumbuhan-danpembungaan-anggrek.html. [17 Mei 2021].
Palada, M, C., Chang, L, C. (2003). Suggested Cultural Practices for Vegetable Amaranth. Vegetable Reseach and Development Center.
Perwitasari, B., Tripatmasari, M., Wasonowati, C. (2012). Pengaruh Media Tanam Dan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakchoi (Brassica juncea L.) Dengan Sistem Hidroponik. Agrovigor, 5(1):14-25.
Purnawanto., A. Mulyadi dan A. Suyadi. (2012). Keragaman Organ Source Dua Varietas Bayam Cabut Pada Beberapa Variasi Media Tanam Arang Sekam. Jurnal Agritech, 17(1):87-96.
Samekto, R. (2006). Pupuk Kompos. Yogyakarta: PT Citra Aji Parama.
Saragih, D., H, Hamim, dan N, Nurmauli. (2013). Pengaruh Dosis dan Waktu Pupuk Urea dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea mays, L.) Pioneer 27. Jurnal Agrotek Tropika, 1(1) 50-54.
Setyorini, D., S. Saraswati, dan A. Koesma. (2006). Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Laporan Proyek Penelitian Program Pengembangan Agribisnis. Balai Penelitian Tanah. Bogor.
Supriyanto, dan Fiona, F. (2010). Pemanfaatan Arang Sekam untuk Memperbaiki Pertumbuhan Semai Jabon (Anthocephalus cadamba (Roxb.) Miq) pada Media Subsoil. Jurnal Silvikultur tropika, 1(1) 24-28.
Susanto, R. (2005). Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Kanisius. Jakarta.
Warisno. (2004). Mudah dan Praktis Membuat Nata De coco. Agromedia Pustaka. Jakarta.


