Blue Economy: Peluang Mengatasi Krisis Ekologi Dalam Pembangunan Sosial Di Indonesia

  • Haikal Narendra Sudjudiman Universitas Sebelas Maret
  • Rahayu Subekti Universitas Sebelas Maret
Keywords: Blue Economy, Krisis Ekologi, Pembangunan Sosial

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan dan mengkaji permasalahan: pertama, bagaimana kondisi ekologis dan perlindungan lingkungan saat ini dalam tren pembangunan ekonomi. Kedua, apa esensi, arah, dan prinsip blue economy untuk pemulihan dan penguatan potensi alam akibat krisis ekologis. Penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ola pengelolaan lingkungan yang diadopsi di Indonesia sejauh ini masih terjebak pada tuntutan pertumbuhan ekonomi. Serta konsepsi blue economy didirikan pada penilaian dan penggabungan nilai sebenarnya dari alam (biru) sebagai modal ke semua aspek kegiatan ekonomi (konseptualisasi, perencanaan, pembangunan infrastruktur, perdagangan, wisata, eksploitasi sumber daya terbarukan, produksi energi/konsumsi.

References

Amirullah. (2015). Krisis Ekologi: Problematikan Sains Modern. Lentera, Vol. XVIII, No.1, Juni 2015, 1-21.

Bank, W., & DESA, U. (2017). The Potential of the Blue Economy: Increasing Long-Term Benefits of the Sustainable Use of Marine Resources for Small Island Developing States and Coastel Least Developed Countries. Washington DC: Worl Bank.

BNPB. (2018). Tren Kejadian Bencana 10 Tahun Terakhir (2008-2017). Diambil kembali dari https://bnpb.cloud/dibi/

Fakih, M. (2006). Runtuhnya Teori Pembangunan dan Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar dan Insist Press.

Fauziah. (2016). Pemikiran Muhammad Abdullah Al-Buraey Tentang Pembangunan Sosial Ekonomi Dalam Islam. Skripsi UIN Raden Fatah Palembang.

Ghalidza, N. M. (2020). Konsep Blue Economy Terhadap Pembangunan Ekonomi Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 22 (1) Feb 2020, 27-32.

Hidayat, H. (2011). Politik Lingkungan: Pengelolaan Hutan Masa Orde Baru dan Reformasi. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.

Jhingan, M. (2012). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Lako, A. (2018). Akuntansi Hijau: Isu, Teori, dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Empat.

Muthmainnah, L., Mustansyir, R., & Tjahyadi, S. (2020). Kapitalisme, Krisis Ekologi, dan Keadilan Intergenerasi: Analisis Kritis atas Problem Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia. Mozaik Humaniora, Vol 20 (1), 57-69.

Prasutiyon, H. (2018). Paper Review Konsep Ekonomi Biru (Sebuah Potret: Indonesia Bukanlah Jakarta). Jurnal Ekonomika, Vol. 11 No 2 Desember 2018, 87-92.

Walhi. (2018). TInjauan Lingkungan Hidup 2018. Diambil kembali dari https://walhi.or.id/wp-content/uploads/2018/12/Layout_Tinjauan-Lingkungan-2018.pdf

White, L. (1967). The Historical Roots of Our Ecological Crisis. Jurnal Science Harvard University Center, 1205.

Published
2024-01-18
How to Cite
Sudjudiman, H., & Subekti, R. (2024). Blue Economy: Peluang Mengatasi Krisis Ekologi Dalam Pembangunan Sosial Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(5), 395-402. https://doi.org/10.5281/zenodo.10526179