Pelaksanaan Pembebasan Hak Atas Tanah Harta Pusaka pada Pembangunan Jalan Tol Sesi Padang-Sicincin
Abstract
This study discusses land acquisition in the construction of the toll road regarding the implementation of the release of inheritance land rights in the construction of the Padang-Sicincin toll road. Based on these problems, there are many things that need to be studied because they are not in accordance with the provisions of existing laws and regulations. Therefore, it is necessary to study the first, the Implementation of Exemption of Right to Heritage Land in the Construction of the Sesi Padang-Sicincin Toll Road. Second, the inhibiting factors for the implementation of the waiver of inheritance rights over land in the construction of the Sesi Padang-Sicincin toll road.This research is a sociological juridical legal research. With the research location being located in Padang Pariaman Regency, especially Nagari Kasang, while the population and sample are all parties related to the problem under study. This study uses data sources in the form of primary data and secondary data, and data collection techniques are carried out by means of interviews.From the results of the study, it was concluded that, first, the implementation of the liberation of inheritance land rights in the construction of the padang-sicincin toll road was carried out in accordance with Law Number 2 of 2012 concerning Land Acquisition for Development for Public Interest and Regional Regulation of West Sumatra Province Number 16 of 2008 concerning Ulayat Land and Its Utilization. Second, the inhibiting factors are clan members, the unclear status of land acquisition objects, factors from the government and factors from customary density. The government should pay more attention to and protect the rights and existence of inherited land so that indigenous peoples do not feel they have lost the identity of their customary land.
Keywords: Exemption - Land Rights - Inheritance
References
Abdul, K M. (1994). Hukum Harta Kekayaan. Citra Aditya Bakti. Bandung.
Achmad, R. (2007). Hukum Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umu. Bayu Media. Malang.
Adinda., & Indah, N., & Ismi, S., & Mu’allimah. (2022). Polemik Pengadaan Lahan dalam Pembangunan Inflastruktur Jalan Tol Padang-Sicincin”, Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik. Universitas Diponegoro. Vol 7(2).
Amir, S. (1984). Pelaksanaan Hukum Kewarisan Islam dalam Lingkungan Adat. Gunung Agung. Jakarta.
Arba, H.M. (2019). Hukum Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum. Sinar Grafika. Jakarta.
Bahar, S., & Mirchell, L. M. (2006). Hubungan Struktural Masyarakat Hukum Adat Dengan Suku Bangsa-Bangsa dan negara ( Ditinjau Dari Perspektif Hak Asasi Manusia ). Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Jakarta Pusat.
Darman, I K. (2018). Mekanisme Pembebasan dan Pencabutan Hak Atas Tanah. Jurnal Belom Bahadat. Vol 8 (2).
Dewi, A R., & Sutaryono, S., & Nurhikmahwati, A. (2020). Pemetaan Masalah Pengadaan Tanah dengan Objek Tanah Ulayat (Kasus Jalan Tol Padang-Sicincin). BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan. Vol 6(2).
Djoni Sumardi Gozali. (2018). Hukum Pengadaan Tanah: Asas Kesepakatan dalam Pengadaan Tanah bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. UII Press. Yogyakarta.
Edison, P., & Nasrun, D M S. (2015). Tambo Minangkabau Budaya dan Hukum Adat Minangkabau. Kristal Multimedia. Bukittinggi.
Harsono, B. (2013). Hukum Agraria Indonesia Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya. Universitas Trisakti. Jakarta.
Hayatul, I. Pengakuan dan Perlindungan Hukum Hak Masyarakat Adat Atas Tanah Ulayat Dalam Upaya Pembaharuan Hukum Nasional. Jurnal Ilmu Hukum. Vol 3(1).
Ibrahim, D., & Sanggoeno, D. (2009). Tambo Alam Minangkabau Tatanan Adat Warisan Nenek Moyang Orang Minang. Kristal Multimedia. Bukittinggi.
Ikky, F. (2015). Perkembangan Syarat Menggadai Tanah Harta Pusaka Tinggi dalam Masyarakat Minangkabau di Kabupaten Agam Nagari Kamang Mudiak. Premise Law Jurnal. Vol 4.
Ishaq. (2017). Metode Penelitian Hukum dan Penulisan Skripsi, Tesis, Serta Disertasi. Alfabeta. Bandung.
J. Kartini Soedjendro. (2001). Peralihan Hak Atas Tanah Yang Berpotensi Konflik. Kanisius. Yogyakarta.
Jefrizal. (2018). Pelaksanaan Pemberian Ganti Kerugian Dalam Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Studi Kecamatan Kandis Kabupaten Siak). Jurnal Online Mahasiswa. Vol 5 (2).
Kusuma, I M K D., dkk. (2020). Peralihan Hak Atas Tanah Melalui Jual Beli Berdasarkan Hukum Adat. Jurnal Interperasi Hukum. Vol 1 (2).
Maria S W., & Sumardjono. (2015). Dinamika Pengaturan Pengadaan Tanah di Indonesia. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
Mirza, A. (2018). Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat Pada Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum. Jurnal Ilmu Hukum. Vol 9(2).
Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram University Press. Mataram.
M Hadjon., & Philipus. (2011). Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Gajah Mada Universitas Press. Yogyakarta.
Rahardjo, S. (2000). Ilmu Hukum. PT Citra Aditya Bakti. Bandung.
Rawls, J. (2011). A Theory Of Justice Teori Keadilan. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Rawls, J. (2006). A Theory Of Justice. Harvard University Press Cambridge. Massa Chusetts.
Rhiti, H. (2011). Filsafat Hukum, Edisi Lengkap dan Klasik Sampai Postmodernisme. Universitas Atma Jaya. Yogyakarta.
Rizka., & Dahlan, M., & Nur, R M. (2016). Perlindungan Hukum bagi Pekerja Kontrak Waktu Tertentu dalam Perjanjian Kerja pada PT. IU Kanun. Jurnal Ilmu Hukum. Vol 18(3).
Riri, S. (2021). Faktor-Faktor Penyebab Konflik Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Ruas Padang-Sicincin. Jurnal Demokrasi dan Politik Lokal. Vol 3(2).
Sahnan. (2015). Penerapan Prinsip Keadilan Dalam Pembebasan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Jurnal Hukum dan Keadilan. Vol 3(9).
Saleh, K. (1982). Hak Anda Atas Tanah. Ghalia Indonesia. Jakarta.
Santoso, U. (2012). Hukum Agraria Kajian Komprehensif. Kencana. Jakarta.
Sayuti, T. (1985). Hubungan Tanah Adat dengan Hukum Agraria di Minangkabau. Bina Aksara. Bandung.
Siyoto, S., & Sodik, A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media. Yogyakarta.
Soemardjono, M S. (2001). Kebijakan Pertanahan Antara Regulasi & Implementasi. Kompas. Jakarta.
Sunggono, B. (2006). Metodologi Penelitian Hukum. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Sutedi, A. (2007). Implementasi Prinsip Kepentingan Umum di Dalam Pengadaan Tanah untuk Pembangunan,Cetakan Kedua. Sinar Grafika. Jakarta.
Suteki., & Galang T. (2018). Metodologi Penelitian Hukum (Filsafat, Teori dan Praktik). Rajawali Pres. Jakarta.
Syah, M I. (2018). Pembebasan Tanah & Reflamasi Untuk Pembangunan Kepentingan Umum. Jala Permata Aksara. Jakarta.
Urip, S. (2009). Hukum Agraria dan Hak-Hak Atas Tanah. Kencana. Jakarta.
Yazid, F. (2015). Penerapan Prinsip Keadilan dalam Pembebasan Tanah Untuk Pembangunan Kepentingan Umum. Jurnal Hukum IUS. Vol 4 (10).
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Pokok-Pokok Agraria.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.
Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat No, 16 Tahun 2008 Tentang Tanah Ulayat Dan Pemanfaatannya.


