Potensi Tumbuhan Jamblang (Syzygium Cumini (L) Skeels) Sebagai Antiinflamasi Berdasarkan Kandungan Senyawa Aktif: Literature Review Article

  • Iin Suherti Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Putri Septiyani
  • Ina Nurunnisa
  • Anasthasya Faomasi Gulo
  • Reza Akbar Fadilla
  • Himyatul Hidayah

Abstract

Jamblang (Syzygium cumini L.) merupakan pohon tropis hijau dan sangat banyak tumbuh di Pakistan, India, Bangladesh, dan Indonesia. Semua bagian tanaman ini dapat digunakan untuk tujuan pengobatan. Studi praklinis menunjukkan bahwa batang, daun, dan buah dari tanaman jamblang memiliki Berbagai aktivitas Farmakologi. Penelitian ini memiliki tujuan Untuk mengetahui antiinflamasi berdasarkan kandungan senyawa aktif pada tumbuhan Jamblang (Syzigium cumini L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Menggunakan pendekatan literature riview article (LRA). Penelusuran literatur melalui Pudemd, dan google scholar menggunakan sumber data elektronik yang terpublikasi dari tahun 2012-2022. Hasil pencarian literatur Yang memenuhi kriteria yaitu sebanyak 30 literatur. Hasil dari beberapa literatur menunjukkan bahwa tumbuhan jamblang (Syzygium cumini L.) memiliki aktivitas farmakologi anti-inflamasi karena kandungan polifenolnya yang tinggi & merupakan sumber kaya akan senyawa bioatif yang layak untuk diteliti lebih lanjut sebagai petunjuk penemuan obat antiinflamasi.

References

Abdulkhaleq LA, Assi MA, Abdullah R., Zamri-Saad M., Taufiq-Yap YH, Hezmee MNM Peran penting mediator inflamasi dalam peradangan: review. Dunia Kedokteran Hewan. 2018; 11 (5):627–635. doi: 10.14202/vetworld.2018.627-635.

Abdalla, F.H., Belle, L.P., Bitencourt, P.E.R., De Bona, K.S., Zanette, R.A., Boligon, A.A., Athayde, M.L., Pigatto, A.S., & Moretto, M.B. (2011). Protective effects of Syzygium cumini seed extract against methylmercury-induced sistemic toxicity in neonatal rats. Biometals 24:349-356.

Abd Gafur, M., Isa, I., & Bialangi, N. (2011). Isolasi dan identifikasi Senyawa Flavonoid dari daun Jamblang (Syzygium cumini). Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo, 2.

Ahad. A, dkk. (2019).Penilaian in vivo efek antikoagulan dan antiplatelet ekstrak daun Syzygium cumini pada kelinci. BMC Complementary and Alternative Medicine vol 19:236

Asmawati, A., & Jumain, J. (2020). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Jamblang (Egenia cumini Merr.) Terhadap Pertumbuhan Streptococcus pyogenes. Media Farmasi, 16(2), 248-252.

Brijesh S, dkk. (2011). Asam betulinat, diisolasi dari daun Syzygium cumini (L.) Skeels, memperbaiki proteinuria pada nefropati membran eksperimental melalui pengaturan jalur Nrf2/NF-κB. jurnal Interaksi Kimia-Biologis. Jilid 274 hal 124-137.

Camila. L, dkk. (2021) Pengembangan metode analisis penentuan polifenol dan tanin total dari daun Syzygium cumini L. Skeels. Jurnal biologi seluler dan molekular. Volume 92 (2)

Chanudom, dkk. (2015), Properti Anti-Peradangan Syzygium cumini (L.) Skeels pada Ulserasi Lambung Akut yang Diinduksi Indometasin. Gastroenterology Research and Practice Volume 2015, Hal: 12

Dailly E., Bourin M. Penggunaan benzodiazepin pada pasien lanjut usia: pertimbangan klinis dan farmakologis. Jurnal Ilmu Farmasi Pakistan

Dewi, S. R. (2018). Uji efek anti inflamasi rebusan daun jamblang (Syzygium cumini) pada mencit (Mus musculus). Media Farmasi, 14(1), 8-13.

Gafur, Maryati, dkk. 2011, Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid dari Daun Jamblang (Syzygium cumini), Universitas Gorontalo.

Gafur, M. A., Isa, I., & Bialangi, N. (2013). Isolasi dan identifikasi senyawa flavonoid dari daun jamblang (syzygium cumini). http. repository. ung. ac. id/get/simlit_res/1/458 (21 April 2016).

Haroon, R., S. Jelani, & FK. Arshad. 2015. Comperative analysis of antioxidant profils of bark, leaves and seeds of Syzygium cumini L. (Indian Blackberry). International Journal of ReasearchGranthaalayah. 3 (5):13-26.

Igpa, S. F., Manurung, M., & NM, P. (2015). Efektifitas antosianin kulit buah jamblang (Syzygium cumini) sebagai penurun low density lipoprotein darah tikus wistar yang mengalami hiperkolesterolemia. Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry), 3(12), 9-23.

Indrisari, M., & Zulham, Z. (2018). Antihyperglycemic Activity of Various Extracts of Jamblang (Syzygium cumini) on White Rat. Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences, 2(2).

Jagetia, G. C. (2017). Phytochemical Composition and Pleotropic

Pharmacological Properties of Jamun, Syzygium cumini Skeels. Journal of Exploratory Research in Pharmacology, 2(2), 54-66.

Jeyakumaran. P, dkk. (2017) Fraksinasi yang dipandu bioassay dan identifikasi inhibitor α-amilase dari daun Syzygium cumini. PHARMACEUTICAL BIOLOG. VOL. 55, NO. 1, 206–211

Kumar, A., Ilavarasan, R., Jayachandran, T., Deecaraman, M., Kumar, R. M., Aravindan, P., & Krishan, M. R. V. (2018). Anti-inflammatory activity of Syzygium cumini seed. African Journal of Biotechnology, 7(8).

Lia Marliani, dkk 2011. Vol. 1. No.2 Hal 4347. Jurnal Farmasi Galenika. Sekolah Tinggi Farmasi, Bandung.

Munira, M., Zakiah, N., Handayani, R., & Nasir, M. (2022). Potensi antimikroba ekstrak daun jamblang (Syzygium cumini L.) Dari kawasan geothermal ie seum aceh besar. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 5(1), 98-107.

Munir, M., & Qureshi, R. (2018). Antidiabetic plants of Pakistan. In Plant and Human Health, Volume 1 (pp. 463–545). Springer.

Qamar M, dkk Etnofarmakol. (2021).Syzygium cumini (L.), Ekstrak buah Skeels: Sifat anti-inflamasi in vitro dan in vivo. Journal of ethnopharmacology.

Ramya S., K. Neethirajan, and R. Jayakumararaj. 2012. Profile of bioactive compounds in Syzygium cumini–a review. J. Pharm. Res. 5(1):4548–4553

Rauf A, dkk, (2022), In Vivo Anti-Inflammatory, Analgesic, Muscle Relaxant, and

Sedative Activities of Extracts from Syzygium cumini (L.)

Skeels in Mice, 6307529.

Published
2023-02-26
How to Cite
Suherti, I., Septiyani, P., Nurunnisa, I., Gulo, A., Fadilla, R., & Hidayah, H. (2023). Potensi Tumbuhan Jamblang (Syzygium Cumini (L) Skeels) Sebagai Antiinflamasi Berdasarkan Kandungan Senyawa Aktif: Literature Review Article. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(4), 216-220. https://doi.org/10.5281/zenodo.7678457

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>