Hubungan Penerapan Higiene Sanitasi Dengan Kepuasan Konsumen Pedagang Angkringan Di Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang

  • Mochammad Rifky Habib Suryanegara Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Al Mukhlas Fikri Universitas Singaperbangsa Karawang
Kata Kunci: sanitation hygiene, angkringan, consumer satisfaction

Abstrak

Higiene adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan subyeknya untuk melindungi keutuhan makanan secara keseluruhan, sedangkan sanitasi adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan lingkungan dari subjeknya. Angkringan merupakan tempat menjual makanan yang sering di jumpai dan saat ini popular di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan kepuasan konsumen, hubungan pengetahuan, sikap, penerapan higiene sanitasi kepuasan dengan konsumen pedagang angkringan di Kec. Telukjambe Timur Kab. Karawang. Penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode observasional analitik dengan desain Cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 angkringan dengan menggunakan teknik totality sampling dan 100 konsumen dengan menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan yang tinggi sebanyak 63,3%, tingkat sikap yang rendah sebanyak 36,7%, penerapan higiene sanitasi yang buruk sebanyak 70% dan kepuasan konsumen yang baik atau puas sebanyak 78%. Sementara itu, tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penerapan higiene sanitasi (p>0,05). Terdapat hubungan antara sikap dengan penerapan higiene sanitasi (p<0,05). Terdapat hubungan antara penerapan higiene sanitasi dengan kepuasan konsumen (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa sebagian besar pedagang angkringan memiliki tingkat pengetahuan baik, tingkat sikap buruk,  penerapan higiene sanitasi buruk dan kepuasan konsumen buruk. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penerapan higiene sanitasi. Terdapat hubungan antara sikap dengan penerapan higiene sanitasi. Terdapat hubungan antara penerapan higiene sanitasi dengan kepuasan konsumen.

Referensi

Azis, R., et al. 2020. Analisis Kualitas Kebersihan Lingkungan Pada Warung Tradisional “Angkringan” (Studi Literatur Review). Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Depkes RI. 2004. Higiene Sanitasi Makanan dan Minuman. Dirjen PPL dan PM : Jakarta.

Fajrin, A. A. T. 2017. Tindakan Sosial Pedagang Angkringan dalam Penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di Surabaya. Universitas Airlangga.

Handayani, et al. 2017. Analisa Keputusan Konsumen Warung Angkringan ( Studi Kasus Pada Warga Kos di Kota Semarang). Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Akuntansi, 24(43), 9.

Handayani, et al. 2010. Kondisi Sanitasi dan Keracunan Makanan Tadisional, Agroteksos, Vol:20

Kahlasi, H. B., et al. 2019. Higiene Sanitasi Pedagang Dengan Perilaku Pedagang Makanan Jajanan Di Sekolah Dasar Kecamatan Banguntapan Bantul Yogyakarta. Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(3), 177.

Malhotra. 2006. Desain Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Ghalia Indonesia

Mukono, J. 2000. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan. Surabaya: Airlangga University Press

Menteri Kesehatan RI. 2003. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 942/MENKES/SK/VII/2003 tentang Pedoman Persyaratan Hygiene Sanitasi Makanan Jajanan. Jakarta.

Meikawati, 2008. Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap Petugas Penjamah Makanan Dengan Praktek Hygiene Dan Sanitasi Makanan di Unit Gizi RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang Tahun 2008.

Moehji dan Sjahmien. 2017. Dasar – dasar Ilmu Gizi 2. Jakarta : Pustaka Kemang.

Nurzamni, D, H, W., dan Marlina, A Maru., F. Y. 2018. Gambaran Pengetahuan Sikap dan Tindakan Penjamah Makanan Dalam Penerapan Hygiene Dan Sanitasi Makanan di Instalasi Gizi RS Jiwa Prof. HB. Saanin Padang.

Notoatmodjo, S. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Pertiwi, J., dan Nugrahaeni, A. 2020. Studi Case Report: Kejadian Luar Biasa Keracunan Makanan di Desa Parikesit Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala.

Rahmadhani, D., dan Sumarmi, S. 2017. Gambaran Penerapan Prinsip Higiene Sanitasi Makanan Di PT Aerofood Indonesia, Tangerang, Banten. Amerta Nutrition, 1(4), 291.

Rahayuningtys, D. 2016. Cafe dan Ritual Ngafe di Kalangan Anak Muda. Retrieved June, 02, 2016.

Rangkuti dan Freddy. 2003. Measuring Customer Satisfaction. Jakarta : Penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Rauf dan Rusdin. 2013. Sanitasi Pangan dan HAACP. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Rejeki, S. 2015. Sanitasi Hygiene Dan K3. Bandung : Rekayasa Sains. 73- 90.

Santoso dan Imam. 2015. Imspeksi Sanitasi Tempat – Tempat Umum. Yogyakarta : Gosyen Publishing.

Saputra, A., H. 2011. Kepuasan Konsumen terhadap Higiene dan Sanitasi Warung Makan di Lingkungan Universitas Dian Nuswantoro Semarang Tahun 2011.

Suryani, D., & Jannah, A. A. 2021. Determinan Penerapan Higiene Sanitasi Makanan Pada Pedagang Angkringan Selama Masa Pandemi Covid-19. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 882–890.

Suryani, D., dan Dwi Astuti, F. 2019. Higiene dan Sanitasi pada Pedagang Angkringan di Kawasan Malioboro Yogyakarta. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 15(1), 70.

Widyati, et al. 2002. Hygiene dan Sanitasi Umum dan Perhotelan Grasindo. Jakarta.

WHO. 2020. Food Safety. [Online]. Available: https://www.who.int/newsroom/fact-sheets/detail/food-safety. Diakses pada tanggal 27 Mei 2022

Diterbitkan
2022-10-09