Analisis Penerapan Total Productive Maintenance (Tpm) Untuk Mendapatkan Nilai Overall Equipment Effectiveness (Oee) di PT. XYZ
Abstrak
Pelaksanaan Total Productive Maintenance (TPM) merupakan salah satu tujuannya untuk memastikan seluruh perlengkapan dan mesin produksi beroperasi dalam kondisi terbaik sehingga dapat terhindar dari kerusakan sehingga dapat mencegah masalah dalam proses produksi. Pelaksanaan Total Productive Maintenance (TPM) yang dilakukan oleh perusahaan, salah satunya adalah Planned Maintenance (PM) dimana tata cara pelaksanaan kegiatan Planned Maintenance (PM) dimulai dari Rencana Pemeliharaan Terencana kemudian Instruksi Kerja Pemeliharaan Terencana dan dilengkapi dengan Catatan Pemeliharaan Terencana. Sebagai indikatornya adalah OEE (Overall Equipment Effectiveness) dimana di PT XYZ dalam tiga bulan tersebut mulai dari Januari hingga Maret 2022 dimana capaiannya pada bulan Januari sebesar 91,09%, pada bulan Februari sebesar 91,83% dan pada bulan Maret sebesar 93,53%, sehingga rata-rata pencapaian OEE sebesar 92,15%. Dan hasil tersebut melebihi 1,15% dari target yang ditetapkan oleh perusahaan, yaitu 91,00%.
Referensi
SA, (2016). Memahami Total Productive Maintenance. Diakses dari, https://ssa-gc.co.id/total-productive-maintenance/
Adipurnomo, (2019). Metode TPM Total Productive Maintenance. Diakses dari, https://standarku.com/metode-tpm-total-productive-maintenance/
Nakajima, S. (1988), Introduction to Total Productive Maintenance, Cambridge, MA, Productivity Press, Inc.
Wikipedia, (2018), Six Sigma-Wikipedia Bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Six_Sigma
Iswara, D. (2018), Total Productive Maintenance (TPM), Sentral Sistem Consulting.
Sukanta, Nanang Burhan, Setiawan, Dessy Agustina Sari, (2019), Analysis of Overall Equipment Effectiveness in Fanuc Line 1 Machines by Minimizing six big losses, JoSEP (Journal of Sustainable Engineering Proceeding Series), Vol. 1 No. 2 publish 30 Sept 2019.

