Sikap Radikalisme Agama Terhadap Relasi Sosial Antar Umat Beragama di Indonesia
Abstract
Radikalisme memiliki sifat negatif yang berujung perpecahan ditengah-tengah masyarakat. Di Indonesia secara Khusus, Radikalisme paling sering ditemui pada agama. Banyak kelompok penganut radikalisme yang pada akhirnya menimbulkan perang. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan titik terang hal yang menimbulkan Pemikiran radikalisme. Maka dalam artikel ini akan dikuak satu persatu agama-agama yang ada di Indonesia dengan harapan dapat menemukan apa sebenarnya yang menjadi pemicu munculnya radikalisme. Karena pada dasarnya semua agama selalu mengajarkan kebaikan yang meciptakan manusia yang manusiawi.
References
Yahya Agung Kuntadi, “Cendikia Pendidikan,” Cendekia Pendidikan 3, no. 6 (2024): 101–12.
Firmanda Taufiq and Ayu Maulida Alkholid, “Peran Kementerian Agama Dalam Mempromosikan Moderasi Beragama Di Era Digital,” Jurnal Ilmu Dakwah 41, no. 2 (2021): 134–47, https://doi.org/10.21580/jid.v41.2.9364.
Galih Puji Mulyono and Galih Puji Mulyoto, “RADIKALISME AGAMA DI INDONESIA (Ditinjau Dari Sudut Pandang Sosiologi Kewarganegaraan),” Citizenship Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan 5, no. 1 (2017): 64, https://doi.org/10.25273/citizenship.v5i1.1212.
Nany Suryawati and Martika Dini Syaputri, “Intoleransi Dalam Pembangunan Rumah Ibadah Berdasarkan Hak Konstitusional Warga Negara,” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 4, no. 3 (2022): 433–46, https://doi.org/10.14710/jphi.v4i3.433-446.
Kosma Manurung, “Studi Analisis Pandangan Nabi Terhadap Nubuat Palsu,” Antusias: Jurnal Teologi dan Pelayanan 6, no. 1 (2020): 46–61, https://sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/antusias /issue/view/23.
A.S.Hornby, oxford Advenced, Dictionary of current English (UK: Oxford university press, 2000), h. 691.
Wahyudin Hafid, “Geneologi Radikalisme Di Indonesia (Melacak Akar Sejarah Gerakan Radikal),” Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law 1, no. 1 (2020): 31, https://doi.org/10.33096/altafaqquh.v1i1.37.
Universitas Islam et al., “Pendidikan Islam Dengan Penanaman Nilai Budaya Islami,” 2003, 9–21.
Guruh Ryan Aulia, “Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Perspektif Islam” 25 (2023): 18–31.


