Perancangan Pengendalian Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode HIRARC di CV Bina Karya
Abstract
CV Bina Karya adalah perusahaan jasa dibidang konstruksi pipa gas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan keselamatan dan kesehatan selama proses produksi berlangsung, karena perusahaan ini belum sepenuhnya menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja, contohnya pemindahan pipa yang cukup berat dibawa oleh 2 orang pekerja.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu menjelaskan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja diarea proyek, metode yang digunakan yaitu HIRARC ( Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) dengan tahap pertama yaitu mengidentifikasi potensi bahaya, kemudian penilaian terhadap potensi bahaya dan tahap terakhir yaitu pengendalian potensi bahaya.
Hasil penelitian ini berdasarkan identifikasi potensi bahaya terdapat sebanyak 16 kasus potensi bahaya, dengan penilaian resikonya yaitu terdapat sebanyak 56% atau 9 kasus potensi bahaya dengan risiko rendah (low risk ), sebanyak 13% atau 2 kasus potensi bahaya dengan risiko sedang (medium risk) dan sebanyak 31% atau 5 kasus potensi bahaya dengan resiko parah (extrem risk ).Saran untuk pemilik perusahaan yaitu melakukan pengendalian administratif, seperti: menjalankan program 5R yaitu resik, rapi, rawat, rajin, ringkas; melakukan pengecekan sekala berkala pada setiap mesin yang digunakan; memasang rambu-rambu keselamatan seperti safety sign, adanya SOP yang jelas untuk setiap mesin dan rambu-rambu peringatan bahaya.
References
Alfatiyah, R. (2017). Analisis Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dengan Menggunakan Metode Hirarc Pada Pekerjaan Seksi Casting. SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 11(2), 88–101. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/sintek/article/view/2100
Alfidyani, K. S., Lestantyo, D., & I. Wahyuni. (2020). HUBUNGAN PELATIHAN K3, PENGGUNAAN APD, PEMASANGAN SAFETY SIGN, DAN PENERAPAN SOP DENGAN TERJADINYA RISIKO KECELAKAAN KERJA (Studi Pada Industri Garmen Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8, 478–483. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jkm.v8i4.27531
Cut Rizki Artsitella. (2021). PENGENDALIAN POTENSI BAHAYA DAN KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT & RISK CONTROL (HIRARC) DENGAN PENDEKATAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) PADA BAGIAN BUFFING SMALL UP (Studi Kasus: Departemen Painting PT. Yamaha Indone [UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA YOGYAKARTA]. https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/38601/17522236.pdf?sequence=1
Fridayanti, N., & Kusumasmoro, R. (2016). Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di PT Ferron Par Pharmaceuticals Bekasi. Jurnal Administrasi Kantor, 4(1), 211–234.
Hartatik. (2014). Buku Praktis Mengembangkan SDM. Laksana.
Ramadhan, F. (2017). Analisis Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Seminar Nasional Riset Terapan, November, 164–169.
Ramli Soehatman. (2010). Sisttem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001. Dian Rakyat.
Sahab, & Syukri. (1997). Manajemen Keselamatan Kerja. PT. Bina Sumber Daya Manusia.
Tarwaka. (2014). Ergonomi Industri (dasar-dasar pengetahuan ergonomic dan aplikasi ditempat kerja). Harapan Press.
Urrohmah, D. S., & Riandadari, D. (2019). Identifikasi Bahaya dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (Hirarc) dalam Upaya Memperkecil Risiko Kecelakaan Kerja di PT. PAL Indonesia. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 8(1), 34–35.


