Perbandingan Hasil Skrining Fitokimia dari Metode Tabung, TLC (Thin Layer Chromatography) dan Penetapan Kadar Sari dalam Bijian Kopi Hijau

  • Novi Lavly Fairish Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Azzahra Amelia Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Dinda Revalina Putri Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Syerli Putri Afriliany Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Syifa Kamilah Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Lia Fikayuniar Universitas Buana Perjuangan Karawang
Keywords: kopi hijau, skrining fitokimia, metode, perbandingan

Abstract

Kopi (Coffea sp.) merupakan komoditas perkebunan yang banyak digunakan oleh minuman keras di Indonesia. Kopi di sisi lain, dapat digunakan sebagai bahan alami dalam produk kesehatan dan kecantikan. Sifat fisik simplisia diuji untuk menentukan kelompok metabolit sekunder yang ditemukan pada simplisia kopi hijau. Pendekatan eksperimental yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yang digunakan. Berikut adalah beberapa penelitian yang dilakukan : skrining fitokimia menggunakan metode tabung, Kromatografi Lapis Tipis (KLT), dan Penentuan Kadar Sari. Kopi hijau termasuk polifenol dan tanin, menurut tes skrining fitokimia metode tabung. Hasil penentuan kadar sari diperoleh hasil kadar sari larut air adalah 0,2% dan 0,2% kadar sari larut etanol. Pada uji kromatografi lapisan tipis, 1 cm setelah penyemprotan H2SO4 dan 0,57 cm setelah penyemprotan quercetin membuahkan hasil. Menurut temuan penelitian, hasil pengujian skrining fitokimia semuanya memenuhi parameter yang telah ditetapkan. Sehingga kesimpulannya biji kopi hijau (Coffea sp.) mengandung bahan kimia polifenol dan tanin.

References

Ajhar, N. M., & Meilani, D. (2020). Skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol biji kopi arabika (Coffea arabica) yang tumbuh di daerah gayo dengan metode DPPH. Pharma Xplore: Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi, 5(1), 34-40.

APRIANI, Z., Meinisasti, R., Pudiarifanti, N., Iqoranny, A., & Irnameria, D. (2021). Standarisasi Mutu Simplisia Daun Kopi Robusta (Coffea canephora P.) (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Bengkulu).

Ardiansyah, S. A., & Utami, D. R. N. (2019). Uji Aktivitas Penurunan Indeks Obesitas Dari Ekstrak Etanol Biji Kopi Hijau Robusta (Coffea canephora) Terhadap Tikus Putih Jantan Galur Wistar. Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesia, 8(2).

Asih, Eri Haryanti,. (2020). Isolasi Dan Identifikasi Pada Kopi Robusta (Coffea canephora) Dari Daerah Jatinegara Kabupaten Tegal. Karya Tulis Ilmiah.Program Studi DIII Farmasi Politeknik Harapan Bersama Tegal.

Budiyanto, B., Uker, D., & Izahar, T. (2021). Karakteristik fisik kualitas biji kopi dan kualitas kopi bubuk sintaro 2 dan sintaro 3 dengan berbagai tingkat sangrai. Jurnal Agroindustri , 11 (1), 54-71.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1979. Farmakope Indonesia edisi III. Jakarta.

Kartasasmita, R. E., & Addyantina, S. (2012). Dekafeinasi biji kopi robusta (Coffea canephora L.) menggunakan pelarut polar (etanol dan metanol). Acta Pharmaceutica Indonesia, 37(3), 83-89.

Mangiwa, S., & Maryuni, A. E. (2019). Skrining fitokimia dan uji antioksidan ekstrak biji kopi sangrai jenis arabika (Coffea arabica) asal Wamena dan Moanemani, Papua. Jurnal Biologi Papua, 11(2), 103-109.

N. Fatimatuzzahra dan R. Chriestedy P., “Efek Seduhan Kopi Robusta terhadap Profil Lipid dan Berat Badan Tikus yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak,” Jurnal Kedokteran Brawijaya, vol. 30, no. 1, pp. 7-11, Feb 2018.

Pimpley, S. Patil, K. Srinivasan, N. Desai, P. S. Murthy, “The chemistry of chlorogenic acid from green coffee and its role in attenuation of obesity and diabetes,” Prep. Biochem. Biotechnol, vol. 50, no. 10, pp. 969-978, Jul. 2020.

Purwati, S., Lumora, S. V. T., dan Samsurianto. (2017). Skrining Fitokimia Daun Saliara (Lantana camara L) Sebagai Pestisida Nabati Penekan Hama dan Insidensi Penyakit Pada Tanaman Holtikultura di Kalimantan Timur. Prosiding Seminar Nasional Kimia 2017, 153– 158.

Putri, W. S., Warditiani, N. K., dan Larasanty, L. P. F. (2013). Skrining Fitokimia Ekstrak Etil Asetat Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L). Journal Pharmacon, 09 (4), 56– 59.

R. Revuelta-Iniesta and E.A. Al-Dujaili, “Consumption of Green Coffee Reduces Blood Pressure and Body Composition by Influencing 11-HSD1 Enzyme Activity in Healthy Individuals: A Pilot Crossover Study Using Green and Black Coffee,” BioMed Research International, vol. 1, no. 1, pp. 1-9, Jul. 2014, doi: 10.1155/2014/482704.

Rubinadzari, N., Saula, L. S., & Utami, M. R. (2022). Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Hijau dan Sangrai Kopi Robusta (Coffea canephora L.) Serta Kombinasinya Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 3(2), 221-230.

SARI, Y. P., Sayuti, N., Meinisasti, R., Pudiarifanti, N., & Muslim, Z. (2021). Analisis Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Kopi Robusta (Coffea Canephora) Dengan Metode Dpph (2, 2-Difenill-1-Pikrilhidrazil) (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Bengkulu).

Sri, T., & Rubiyanti, R. (2020). Pengaruh pemberian ekstrak biji kopi arabika (Coffea arabica L.) terhadap histopatologi lambung tikus putih galur wistar. FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi , 10 (1), 32-41.

Published
2023-08-10
How to Cite
Fairish, N., Amelia, A., Putri, D., Afriliany, S., Kamilah, S., & Fikayuniar, L. (2023). Perbandingan Hasil Skrining Fitokimia dari Metode Tabung, TLC (Thin Layer Chromatography) dan Penetapan Kadar Sari dalam Bijian Kopi Hijau. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(16), 115-124. https://doi.org/10.5281/zenodo.8232358

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>