Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun (B3) Di Kabupaten Karawang
Abstract
This study aims to study and know about the Implementation of Regional Regulation Policy Number 10 of 2013 concerning Hazardous and Toxic Waste Management (B3) in Karawang Regency. The theory used is George III's Policy Implementation theory theory in Wiwi Syahriawiti (2020) with four indicators, namely (1) communication; (2) resources; (3) disposittions; and (4) bureaucratic structure. This research uses qualitative descriptive method with data collection techniques carried out through interviews, observations and documentation Study. The results of the discussion of this study show that DLHK has carried out its duties quite optimally, but there is still a need for some improvements that will maximize the performance of DLHK.
References
Agus Yulianto. (2022). Pembuangan Limbah Berbahaya Ilegal di Hutan Karawang Terungkap, Satu Ditangkap. Republika.Co.Id. https://republika.co.id/berita/rfs8li396/pembuangan-limbah-berbahaya-ilegal-di-hutan-karawang-terungkap-satu-ditangkap
Aji Wahyudi. (2016). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP), 2(1), 58–67.
DLHK. (2018). Laporan Pengaduan Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan Kota Karawang Pada Tahun 2018.
DLHK. (2019). Laporan Pengaduan Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan Kota Karawang Pada Tahun 2019.
DLHK. (2020). Laporan Pengaduan Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan Kota Karawang Pada Tahun 2020.
DLHK. (2021). Rencana Strategis (RENSTRA) BPLH Kabupaten Karawang Tahun 2016 - 2021.
Maros, H., & Juniar, S. (2016). Industri.
Ningsih, S. D. (2021). Laporan kerja praktik akhir perbandingan komposisi jenis sampah yang mencemari daerah pesisir tangkolak barat dan tangkolak timur kabupaten karawang.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Untuk penelitian yang bersifat: eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta.
Wawancara dengan Dinas. (2021).
Wiwi Syahriawiti, R. K. W. (2020). IMPLEMENTASI PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PERIZINAN USAHA PADA DINAS PENANAMAN MODAL KABUPATEN CIREBON. CENDEKIA Jaya, 2(2), 22–46. https://doi.org/10.47685/cendekia-jaya.v2i2.71


