Gembala Sebagai Guru Dalam Pembinaan Warga Gereja
Abstract
The presence of the Church in the midst of today's globalized world has a very heavy task, because of that the church needs to teach each of its members so that they are able to make good and useful contributions in the midst of this world. A pastor needs to help his members develop a mature, firm, and Christ-like character through the formation of church members. The purpose of writing is to describe the role of the pastor as a teacher who teaches and educates the congregation in fostering church members. The methodology used in this study is a descriptive qualitative research methodology with a literature study approach. The results of the research show that the shepherds are still ignorant of their pedagogical calling. For this reason, pastors need to take a role and optimize teaching and education through worship, through Bible understanding activities and also through small group activities. If the pastor carries out his function as a teacher who teaches and educates, then this will have a positive impact on the spiritual growth of the congregation and even be able to contribute to preventing the negative impacts of the world today
References
Bambangan, M. D. (2018). Gembala Sidang Sebagai Pengajar Dalam Timotius Dan Titus. Phronesis: Jurnal Teologi Dan Misi, 1(1), 18–36.
Bons-Strom, M. (2011). Apakah Pengembalaan Itu. BPK Gunung Mulia.
Conner, K. J. (2004). Jemaat dalam Perjanjian Baru. Gandum Mas.
Cowles, R. (2000). Gembala Sidang. Kalam Hidup.
Daun, P. (2002). Bidat Kristen Dari Masa Ke Masa (12th ed.). Yayasan Daun Family.
Dawa, M. D. L. (2020). Gembala Cendikiawan. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 10(1), 83–105.
Henrichsen, W. A. (1994). Cara Melatih Murid Kristus (3rd ed.). Kalam Hidup.
Hutagalung, S. M. (1997). Identitas Kepemimpinan Pelayan Gereja (4th ed.). BPK Gunung Mulia.
Ing, J. L. H., & others. (2014). Gembala sebagai Guru dalam Pemeliharaan Iman Jemaat. STT Amanat Agung.
Latul, D. (2020). Kajian Efektivitas Pelaksanaan Kelompok Pemahaman Alkitab Terhadap Terhadap Keaktifan Jemaat Hosana Gereja Misi Injili Indonesia Sudiang Makassar. Repository Skripsi Online, 2(1), 1–7.
Lawrence, B. (2004). Mengembalakan Dengan Hati. ANDI Offset.
Lee, W. (2003). Perjanjian Baru. Yayasan Perpustakaan Injil Indonesia.
M.Riggs, R. (2001). Sekolah Minggu Yang Berhasil. Gandum Mas.
Mahan, O. M. (2002). Gembala Jemaat yang Sukses,. Sinode Gereja Bethel Indonesia.
Mellolo, J. (2000). Materi Kuliah Pembinaan Warga Gereja. Institut Filsafat Dan Kepemimpinan Jaffray.
Mimery, N. (1998). Tumbuh Dalam Kristus. Mimery Press.
Moleong, L. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Karya.
Napel, H. Ten. (2000). Kamus Teologi. BPK Gunung Mulia.
Napitupulu, P. A. (2020). Kualifikasi dan Tanggung Jawab Gembala Jemaat: Perspektif Teologis. PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan, 10(2), 146–159.
Penyusun, T. (1997). Tafsir Alkitab Masa Kini 3. Yayasan Bina Kasih/OMF.
Robinson, D. W. (2004). Kehidupan Gereja Yang Utuh (J. H. L. S. dan S. Onggosandojo (ed.)). Lembaga Literatur Baptis.
Sagala, J. F., & Dabora, L. (2020). Tugas Pedagogis Gembala Dalam Menyiapkan Warga Gereja Menghadapi Perubahan Sosial. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(2), 167–174.
Santoso, J. (2019). Pelayanan Hamba Tuhan Dalam Tugas Penggembalaan Jemaat. Sanctum Domine: Jurnal Teologi, 9(1), 1–26.
Sardiman.A.M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Rajawali Press.
Selan, R. F. (2000). Pedoman Pembinaan Warga Jemaat (2nd ed.). Kalam Hidup.
Sidabutar, H. (2020). Filsafat Ilmu Pendidikan Agama Kristen dan Praksisnya bagi Agama Kristen Masa Kini. PEADA’ : Jurnal Pendidikan Kristen, 1(2), 85–101. https://doi.org/10.34307/peada.v1i2.20
Sidabutar, H., & Banunaek, N. (2022). Penerapan Pendidikan Agama Kristen Keluarga dan Gereja Bagi Pengembangan Spritualitas Remaja Kristen. DIDAXEI, 3(1), 319–331.
Sidabutar, H., & Manullang, J. (2021). Problem dan prospek metode penguatan terhadap pendidikan karakter keluarga Kristen: Indonesia. Jurnal Teologi Amreta (ISSN: 2599-3100), 5(1).
Sijabat, B. S. (2011). Mengajar Secara Profesional. Kalam Hidup.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi. Rineka Cipta.
Sopian, A. (2016). Tugas, peran, dan fungsi guru dalam pendidikan. Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 1(1), 88–97.
Sriyanto, B., & Ganda, R. (2019). Persepsi Gembala Sidang tentang Peran Penginjil, Gembala dan Guru dalam Pelayanan Gerejawi di GPdI se-Kabupaten Bondowoso. DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 2(2), 76–90.
Suparlan. (2002). Menjadi Guru Efektif. Hikayat Publishing.
Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, D. P. dan K. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia (3rd ed.). Balai Pustaka.
Virgil, J. (2001). Kompleksitas Pengembalaan Jemaat (1st ed.). Yayasan Kasih Immanuel.
Wasugai, A. (2019). Pentingnya Kelompok Pemahaman Alkitab Dalam Pertumbuhan Gereja. Jurnal Salvation, 1(2).
WS, I. (2005). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Lintas Media.
Wuwungan, O. C. C. (1997). Pemahaman Alkitab Dan Warga Gereja (1st ed.). Pustaka Sinar Harapan.


