Strategi Kolaborasi Etis Guru dan Masyarakat Berbasis Digital dalam Penguatan Karakter Siswa
Abstract
Era digitalisasi yang pesat menuntut adanya transformasi dalam strategi pendidikan karakter di sekolah. Kolaborasi antara guru dan masyarakat berbasis digital menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut, namun belum banyak penelitian yang mengkaji dimensi etisnya secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kolaborasi etis antara guru dan masyarakat berbasis digital dalam upaya penguatan karakter siswa di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada tiga sekolah dasar negeri di Kota Semarang yang secara aktif mengimplementasikan platform digital dalam proses komunikasi sekolah-masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi selama enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi etis guru dan masyarakat berbasis digital yang efektif mencakup empat strategi utama, yaitu: (1) pembentukan ekosistem komunikasi digital yang inklusif dan terpercaya; (2) penerapan norma etika digital dalam interaksi guru-orang tua; (3) pelibatan komunitas lokal sebagai mitra pengembangan karakter; dan (4) pemantauan perkembangan karakter siswa secara kolaboratif melalui platform daring. Nilai-nilai karakter yang paling signifikan berkembang meliputi kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan gotong royong. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi digital yang dilandasi etika komunikasi yang kuat mampu memperkuat ekosistem pendidikan karakter secara holistik dan berkelanjutan.

