RASIONALITAS TRANSFORMASI PETANI (STUDI DI DESA SUNGAI BAUNG KECAMATAN RENGAT BARAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU)

  • Yolla Ockta Vira Universitas Riau
  • Mita Rosaliza Universitas Riau

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pilihan rasional petani dalam melakukan peralihan lahan karet menjadi kelapa sawit di Desa Sungai Baung, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu. Keputusan petani tidak semata mata bersifat individual, tetapi tertanam dalam jaringan sosial yang melibatkan aktor lainnya. Subjek pada penelitian ini terdiri dari Petani pemilik lahan dan tauke yang dipilih berdasarkankan pada fokus penelitian kualitatif deskriptif yang menetapkan kriteria sesuai data yang dibutuhkan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Melibatkan enam orang informan sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keputusan petani melakukan peralihan lahan didorong oleh pertimbangan rasional, terutama karena tanaman karet sudah tidak produktif lagi dan harga jualĀ  yang rendah. Selain itu, keberhasilan ekonomi petani yang lebih dahulu menanam sawit menjadi sumber informasi dan pertimbangan bagi petani lain untuk mengikuti langkah yang samaBerdasarkan teori tindakan rasional Coleman, keputusan petani untuk melakukan transformasi lahan dapat dipahami sebagai tindakan yang didorong oleh upaya mencapai tujuan ekonomi yang lebih menguntungkan. Pilihan tersebut lahir dari proses pertimbangan terhadap kondisi yang dihadapi serta pemanfaatan sumber daya yang dimiliki, baik sumber daya ekonomi maupun sumber daya sosial, untuk memperoleh hasil yang lebih optimal.

Published
2026-09-08
How to Cite
Ockta Vira, Y., & Rosaliza, M. (2026). RASIONALITAS TRANSFORMASI PETANI (STUDI DI DESA SUNGAI BAUNG KECAMATAN RENGAT BARAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(9.D), 283-291. Retrieved from https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14351