PENGARUH CULTURE SHOCK TERHADAP TINGKAT ADAPTASI PADA MAHASISWA PERANTAU JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS RIAU
Abstract
Fenomena mahasiswa perantau membawa tantangan multidemensional mulai dari aspek emosional, sosial, akademik, hingga budaya yang berpotensi memicu terjadinya culture shock (gegar budaya). Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh culture shock terhadap tingkat adaptasi pada mahasiswa perantau domestik di Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 40 responden mahasiswa perantau dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif serta inferensial (regresi linear sederhana). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat culture shock mahasiswa perantau mayoritas berada pada kategori sedang, sementara tingkat adaptasi mereka berada pada rentang kategori sedang hingga tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa mampu mengelola tekanan dan melakukan penyesuaian diri secara bertahap seiring berjalannya waktu. Secara empiris, keberhasilan penyesuaian diri mahasiswa perantau tidak hanya ditentukan oleh culture shock, melainkan dipengaruhi secara simultan oleh faktor pendukung lain seperti dukungan sosial teman sebaya, kepribadian, lingkungan pertemanan, dan kemampuan komunikasi.

