REMAJA MENGISI WAKTU LUANG DI COFFEE SHOP SANAMA+ KOTA PEKANBARU

  • Zahwa Nabilla Rahmadani Universitas Riau
  • Risdayti . Universitas Riau

Abstract

Fenomena nongkrong di coffee shop telah menjadi bagian dari gaya hidup remaja di Kota Pekanbaru. Coffee shop tidak hanya digunakan sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga sebagai ruang untuk bersantai, berinteraksi, belajar, dan bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui siapa saja remaja yang menghabiskan waktu luang di coffee shop serta menganalisis perilaku remaja dalam mengisi waktu luang di coffee shop Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Sanama+ Coffee & Space Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan teori praktik sosial Pierre Bourdieu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang menghabiskan waktu luang di coffee shop berasal dari latar belakang yang beragam, seperti mahasiswa, remaja yang bekerja, dan freelance. Aktivitas yang dilakukan meliputi berkumpul bersama teman, mengerjakan tugas, bermain game, hingga membuat konten media sosial. Perilaku tersebut menunjukkan bahwa coffee shop telah menjadi bagian dari habitus remaja. Selain itu, praktik menghabiskan waktu luang di coffee shop dipengaruhi oleh modal ekonomi, modal budaya, dan modal sosial yang dimiliki individu. Coffee shop sebagai ranah sosial juga membentuk pola interaksi, gaya hidup, dan citra diri remaja. Dengan demikian, aktivitas nongkrong di coffee shop tidak hanya menjadi kegiatan mengisi waktu luang, tetapi juga merupakan praktik sosial dalam kehidupan remaja perkotaan

Published
2026-09-07
How to Cite
Rahmadani, Z. N., & ., R. (2026). REMAJA MENGISI WAKTU LUANG DI COFFEE SHOP SANAMA+ KOTA PEKANBARU. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(9.B), 211-216. Retrieved from https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14234