Peran Budaya Pesantren Dalam Mendukung Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter

  • Muhamad Hasan J Universitas Islam Nusantara
  • Dinar Sanjaya Universitas Islam Nusantara
  • Eva Dianawati Wasliman Universitas Islam Nusantara
  • Iim Wasliman Universitas Islam Nusantara

Abstract

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan respons strategis dalam sistem pendidikan nasioanal terhadap krisis moral generasi muda. Pesantren, dengan budaya keislaman yang kuat, memiliki potensi besar dalam membentuk karakter secara utuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran budaya Pondok Pesantren Al-Basyariyah Cigondewah dalam mendukung implementasi kebijakan PPK. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model PDCA (Plan, Do, Check, Act). Hasil menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti religiusitas, disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian ditanamkan melalui pola hidup santri yang terstruktur. Evaluasi dilakukan secara rutin dan mendorong perbaikan berkelanjutan. Kesimpulannya, budaya pesantren telah menjadi model otentik pendidikan karakter dan mampu menjalankan prinsip manajemen mutu berkelanjutan secara efektif.

Published
2026-02-09
How to Cite
J, M., Sanjaya, D., Wasliman, E., & Wasliman, I. (2026). Peran Budaya Pesantren Dalam Mendukung Kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(2.B), 31-44. Retrieved from https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/13743