MODERNISASI HASYIM ASY’ARI: KONSTRUKSI IDENTITAS KEISLAMAN NAHDLATUL ULAMA
Abstract
Penelitian ini membahas peran modernisasi pemikiran KH. Hasyim Asy’ari dalam membentuk konstruksi keislaman Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai tokoh sentral pendiri NU, KH. Hasyim Asy’ari menghadirkan sintesis antara tradisi pesantren dan tuntutan modernitas melalui pendekatan moderasi, keseimbangan, serta keterbukaan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Pemikiran beliau menegaskan pentingnya pelestarian turats (warisan ulama klasik) sekaligus kebutuhan adaptasi terhadap perubahan sosial tanpa meninggalkan prinsip-prinsip akidah Ahlussunnah wal Jama’ah. Modernisasi tersebut kemudian menjadi fondasi bagi identitas keislaman NU yang bercorak inklusif, kontekstual, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, konstruksi keislaman NU terbentuk melalui proses integratif antara tradisi, rasionalitas, dan dinamika modern, yang menjadikannya mampu bertahan dan relevan dalam berbagai konteks kebangsaan maupun keagamaan


