Analisis Penggunaan Bahasa Campuran (Code-Mixing) Dalam Bisnis Pemasaran Berbasis Digital
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan penggunaan bahasa campuran dalam bisnis pemasaran berbasis digital, dan mengetahui dampak positif serta negative pada penggunaan Bahasa campuran (code-mixing). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan interdisipliner untuk menggabungkan aspek linguistik, ekonomi, dan sosial Dengan mengumpulkan data dari berbagai iklan atau postingan atau bahkan konten dari media sosial atau e-commercce yang menggunakan bahasa campuran dan menganalisis pola penggunaannya. Selain itu pengambilan data juga dengan wawancara keoada para pebisnis muda yang memasarkan produknya ke media online. Hasil dari studi ini menunjukkan peranan Bahasa Inggris lebih digunakan sebagai bahasa pengantar atau Lingua Franca yang perlu untuk pengaruh dalam bisnis dan pemasaran. Penggunaan Bahasa Inggris paling banyak dilakukan di marketing online. Penggunaan Bahasa campuran code-mixing juga sering ditemui pada iklan pemasaran produk. Sedangkan, penggunaan Bahasa Inggris yang benar atau sesuai standar tidak terlalu dibutuhkan untuk tujuan bisnis dan pemasaran. Penelitian paling banyak menyebutkan bahwa Bahasa campuran code-mixing memberikan pengaruh yang cukup besar bagi bisnis dan pemasaran. Berdasar hasil wawancara ini maka dapat disimpulkan bahwa ada dampak positif dalam penggunaan Bahasa campuran untuk meningkatkan minat calon konsumen dan keputusan pembelian. Sedangkan, dampak negatifnya adalah ketidakpahaman audiens karena penggunaan kosakata campuran yang tidak akrab bagi sebagian orang

