Penguatan Literasi Dan Bahasa Indonesia Melalui Program Bangga Berbahasa, Bijak Berliterasi Di Smpn 11 Bintan Utara
Abstract
Penelitian ini mengkaji tingkat minat baca dan penggunaan Bahasa Indonesia baku pada siswa sekolah menengah melalui program "Bangga Berbahasa, Bijak Berliterasi". Melalui observasi terhadap 188 siswa kelas VIII, ditemukan bahwa minat baca terhadap buku pelajaran masih rendah, dengan kecenderungan kuat pada bacaan digital non-pelajaran. Selain itu, penggunaan bahasa Indonesia baku dalam komunikasi sehari-hari juga teridentifikasi minim akibat pengaruh kuat bahasa informal. Temuan ini menegaskan bahwa rendahnya minat baca dan kebiasaan berbahasa tersebut dipengaruhi oleh faktor lingkungan serta ketersediaan bahan bacaan yang kurang selaras dengan minat siswa. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi pembelajaran yang lebih kreatif, diversifikasi bahan bacaan, serta pembiasaan penggunaan Bahasa Indonesia baku dalam seluruh kegiatan siswa sebagai rujukan untuk merancang strategi literasi yang relevan di era digital.


