Perspectives of Young Couples on the Childfree Phenomenon in Makassar City

  • Andi Sadriani Universitas Negeri Makassar

Abstract

Fenomena chlidfree belakangan ini menjadi perbincangan publik terkait kontroversi kehadirannya. Beragam tanggapan baik pro maupun kontra mewarnai fenomena childfree ini. Fenomena childfree dengan cepat menyebar ke masyarakat karena pemberitaan media yang terus menerus. Fenomena ini menarik untuk dikaji respon masyarakat perkotaan khususnya di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif pasangan muda terhadap fenomena childfree. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan terdapat pro dan kontra konstruksi sosial yang terbentuk pada masyarakat Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar terhadap hadirnya fenomena childfree pada masyarakat perkotaan. Orang yang mendukung (pro) chlidfree karena faktor ekonomi, trauma karena latar belakang keluarga, faktor pekerjaan, faktor pribadi dan faktor lingkungan. Sementara itu, kelompok yang menentang childfree berpendapat bahwa pilihan tersebut dapat mendorong seseorang menjadi lebih egois dan cenderung individualistis. Selain itu, memilih childfree juga dianggap sebagai tanda ketidakcocokan dengan pasangan karena bertentangan dengan norma dan kebiasaan sosial yang berlaku di masyarakat Indonesia saat ini.

References

Ahmad Subhan. (2023). Childfree Dalam Perspektif Islam Dan Implikasinya Terhadap Aspek Ekonomi (Analisis mengenai childfree dilihat dari sudut pandang agama dan ekonomi. Opinia De Journal, 3(1). Retrieved from https://ejournal.stainumadiun.ac.id/index.php/opinia/article/view/54

Ana Rita Dahnia, Anis Wahda Fadilla Adsana, & Yohanna Meilani Putri. (2023). Fenomena Childfree Sebagai Budaya Masyarakat Kontemporer Indonesia Dari Perspektif Teori Feminis (Analisis Pengikut Media Sosial Childfree). Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 5(1), 66–85. https://doi.org/10.55606/ay.v5i1.276

Asmaret, D. . (2023). Dampak Child Free Terhadap Ketahanan Keluarga Di Indonesia . Adhki: Journal Of Islamic Family Law, 5(1), 73–89. https://doi.org/10.37876/adhki.v5i1.108

Audinovic, V., & Nugroho, R, S. (2023). Persepsi Childfree Di Kalangan Generasi Zilenial Jawa Timur. Jurnal Keluarga Bencana, 8(1), https://doi.org/10.37306/kkb.v8i1.132

Barakah, F., Elanda, Y., Evendi, A., Fitri, M. R., & Royandi, E. (2024). Wacana Ch

Cornellia, V., Sugianto, N., Glori, N., & Theresia, M. (2022). Fenomena Childfree Dalam Perspektif Utilitarianisme dan Eksistensialisme. Praxis: Jurnal Filsafat Terapan, 1(01). Retrieved from https://journal.forikami.com/index.php/praxis/article/view/32

Hasyim, Y,S,H., & Susfita, N. (2023). Tinjauan Hukum Keluarga Islam Tentang Fenomena Childfree Dan Pengaruhnya Terhadap Ketahanan Keluarga. Mahkamah; Jurnal Kajian Hukum Islam, 8(1), DOI: 10.24235/mahkamah.v8i1.13068

ildfree dan Ekspektasi Netizen: Studi Kasus Gita Savitri dan Cinta Laura dalam Konteks Budaya Indonesia. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 5(1), 160-178. https://doi.org/10.22373/jsai.v5i1.4323

Indarta, M., & Fida, I, A. (2023). Childfree Dalam Perspektif Islam Dan Sosiologi. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Islam, 4(1), https://doi.org/10.46773/usrah.v4i1.633

Komala, D., & Warmiyati, M, T, D,W. (2022). Proses Pengambilan Keputusan Pada Pasangan Suami Istri yang Memilih Untuk Tidak Memiliki Anak. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 6(1), DOI: https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v6i1.13536.2022

Maulida Rohmatul Laili, Retpitasari, E. R., & Irma Juliawati. (2023). Interpretasi Islam Atas Wacana Childfree Gita Savitri. Kediri Journal of Journalism and Digital Media (KJOURDIA), 1(1), 44–69. https://doi.org/10.30762/kjourdia.v1i1.1384

Meidina, A., & Puspita, M. (2023). Childfree Practices in Indonesia. Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 7(1), 17 - 32. https://doi.org/10.21009/hayula.007.01.02

Nuroh, S., & Sulhan, M. (2022). Fenomena Childfree Pada Generasi Milenial Ditinjau Dari Perspektif Islam. An-Nawa: Jurnal Studi Islam, 4(2), 136-146. https://doi.org/10.37758/annawa.v4i2.528

Pangestu, F,N,N., & Jenuari, J. (2023). Fenomena Childfree Pada Keluarga Milenial Dalam Pandangan Islam; Kontroversi atau Solusi?. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam Universitas Islam As-Syafi’iyah, 6(2), https://doi.org/10.34005/tahdzib.v6i2.3412

Rifki Alaudin. (2023). Pengaruh Gaya Hidup Childfree Dalam Kalangan Generasi Modern Indonesia. Nathiqiyyah, 6(2), 33 - 40. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v6i2.858

Rismawati, Anisya. (2023). Fenomena Childfree Sebagai Prinsip Hidup Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Wanita Karir Permodalan Nasional Madani Jakarta). Diploma thesis, UNUSIA. https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/177/

Salahuddin, C, W. (2022). Tinjauan Maslahah Mursalah Terhadap Fenomena Childfree. DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum, 20(2), https://doi.org/10.35905/diktum.v20i2.2924

Sunarto, M, Z., & Imamah, L. (2023). Fenomena Childfree Dalam Perkawinan. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi, dan Pemikiran Hukum Islam, 14(2), https://doi.org/10.30739/darussalam.v14i2.2142

Published
2024-05-31
How to Cite
Sadriani, A. (2024). Perspectives of Young Couples on the Childfree Phenomenon in Makassar City. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(10), 923-930. https://doi.org/10.5281/zenodo.11542598

Most read articles by the same author(s)