Kurangnya Pemahaman Orang Tua Mengenai Pendidikan Yang Meningkatkan Pernikahan Dini

  • Rahma Amanda Pendidikan Sosiolog, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang
  • Mochamad Naim Pendidikan Sosiolog, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang
  • Rizki Setiawan Pendidikan Sosiolog, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang

Abstract

Marriage is an activity that converts something that is not lawful into lawful, provided that the marriage is carried out in a legal way. Early marriage refers to marriages carried out by boys and girls under the age of 19. This early age is an age that is very vulnerable to unstable economic conditions, mental readiness, economic readiness, and is not an ideal age for marriage. In their teens or early ages, teenagers are still very vulnerable to various things. The purpose of this study was to see how the relationship between understanding and educational level of parents to the increase in early marriage. This study uses a qualitative observational analysis method. The population in this study consisted of 5 parents who married off their teenage children as cases. The method used in this study is interviews with respondents. The results of the study show that the factors that encourage early marriage are economic factors, education, parents, and customs. The level of education can affect a person's maturity in responding to the surrounding environment and can influence the way a person thinks or responds to the knowledge that is around him. The level of education of parents also greatly influences their children not to marry early. Parents with low education tend to lack knowledge and insight about the impact of early marriage, so they tend to support their children to engage in early marriage..

References

Aningrum, A. W. (2022). Konsep Keluarga Sakinah Dalam Pandangan Politisi Perempuan (Studi Terhadap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo). Diss. IAIN Ponorogo.

Adam, A. (2020). Dinamika Pernikahan Dini. Al-Wardah, 13(1), 14.

Ahmad Rofiq. 2002. Psikologi Islami. Bandung. PT. Rosdakarya Anonim. Undang-Undang No. 4 Tahun 1979 Tentang Kesejahteraan Anak.

Aldiantoto, Z., Hardati, P., & Arifien, M. (2020). Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Rencana Usia Menikah Anak di Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas. Edu Geography, 8(3), 202-205.

Apriliani, F. T., & Nurwati, N. (2020). Pengaruh perkawinan muda terhadap ketahanan keluarga. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat, 7(1), 90-99. BKKBN. 1993, Pendewasaan Usia Perkawinan. Jakarta.

Databoks.katadata.co.id (2020, 11 September). Jutaan Anak Perempuan Indonesia Lakukan Pernikahan Dini. Diakses pada tanggal 26 April 2022, dari https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/09/11/jutaan-anak-perempuan-indonesia-lakukan-pernikahan-dini

Lokadata.id. (2020, 5 Februari) Pernikahan anak di Indonesia peringkat dua ASEAN. Diakses pada tanggal 26 April 2022, dari https://lokadata.id/artikel/pernikahan-anak-di-indonesia-peringkat-dua-asean

Desiyanti, Irne W. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Terhadap Pernikahan Dini Pada Pasangan Usia Subur Di Kecamatan Mapanget Kota Manado Factors Associated With Early Mariage In Couples Of Childbearing Age At Kecamatan Mapanget Manado City” (n.d.): 270–280.

Fauzi, Agung, Lemi Indriyani, and . Windi. “Peran Pendidikan Pesantren Salafi Dalam Membentuk Perilaku Remaja Di Era Modernisasi.” Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS 8, no. 1 (2020): 179.

Hayat, Nurul, and Jasa Pengiriman. “Pengaruh Kepercayaan Konsumen Terhadap Jasa Pengiriman J & T Expres Kabupaten Dompu Tahun 2021” 4, no. 1 (2021): 53–65.

Ikhsanudin, Muhammad. “Dampak Pernikahan Dini Terhadap Pendidikan Anak Dalam Keluarga” V, no. 1 (2018): 38–44.

Lubis, Zulham Hamidan, and R Nunung Nurwati. “PENGARUH PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA” (2020).

MUZAFFAK, MUZAFFAK. “Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Ekonomi Terhadappola Keputusan Orang Tua Untuk Mengkawinkan Anaknyadi Desa Karang Duwak Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan.” Paradigma: Jurnal Online Mahasiswa S1 Sosiologi UNESA 1, no. 1 (2013).

Novita Sari, Tri. “Persepsi Orang Tua Tentang Pernikahan Dini Ditinjau Dari” (n.d.): 197–214.

Santrock, J. W. (2010). Life-Span Development. McGraw-Hill.

Safuwan. “Gaya Hidup, Konsumerisme Dan Modernitas.” Jurnal SUWA Universitas Malikussaleh V, no. 1 (2007): 38–46.

Sardi, B. (2016). Faktor-faktor pendorong pernikahan dini dan dampaknya di desa mahak baru kecamatan sungai boh kabupaten malinau. Ejournal Sosiatri-Sosiologi, 4(3), 194-207.

Soetrisnaadisendjaja, Denny. “Local Indegenous Dalam Demokrasi Modern.” Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika 3, no. 1 (2017): 32.

Subhan Widiansyah, Hamsah. “Dampak Perubahan Global Terhadap Nilai-Nilai Budaya Lokal Dan Nasional (Kasus Pada Masyarakat Bugis-Makasar).” Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika 4, no. 1 (2018): 39–48. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/Hermeneutika.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D), n.d.

Tampubolon, E. P. L. (2021). Permasalahan Perkawinan Dini di Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(05), 738-746.

Wilkinson, I. A. G. (1996). Marriage and family systems. In S. A. Renshaw (Ed.), Handbook of Marriage and the Family (pp. 3-28). Springer.

Published
2023-07-18
How to Cite
Amanda, R., Naim, M., & Setiawan, R. (2023). Kurangnya Pemahaman Orang Tua Mengenai Pendidikan Yang Meningkatkan Pernikahan Dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(13), 537-547. https://doi.org/10.5281/zenodo.8157376