Mengelola Keberagaman Agama dan Denominasi Gereja di Jemaat GPM Tifure

  • Evalin Huwae Institut Agama Kristen Negeri Ambon
  • Yance Z Rumahuru Institut Agama Kristen Negeri Ambon
  • Samel Sopakua Institut Agama Kristen Negeri Ambon
Keywords: keberagaman agama, denominasi, gereja kontekstual, rekonsiliasi, GPM Tifure, teologi pastoral

Abstract

Keberagaman agama dan denominasi merupakan realitas sosial dan teologis yang tak terelakkan di banyak wilayah Indonesia, termasuk di Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Tifure, Pulau Tifure, Maluku Utara. Keberagaman ini menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi gereja dalam membangun kehidupan bersama yang damai dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model dan strategi konkret yang telah dan sedang diterapkan Jemaat GPM Tifure dalam membangun relasi harmonis antar umat beragama dan antardenominasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk menemukan pola-pola strategis dalam pelayanan gereja di tengah keberagaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jemaat GPM Tifure menerapkan empat strategi utama: dialog lintas iman dan denominasi, pelayanan sosial bersama, edukasi internal tentang toleransi, dan peran aktif gereja dalam rekonsiliasi sosial. Keempat elemen ini membentuk suatu pendekatan yang disebut Model Rekonsiliasi Partisipatif, yaitu sebuah model pastoral yang bersifat kontekstual, relasional, dan partisipatif dalam membangun perdamaian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa GPM Tifure secara praksis telah menjadi teladan gereja kontekstual yang menghadirkan damai sejahtera Allah dalam masyarakat plural. Model yang dikembangkan dapat direplikasi atau disesuaikan oleh jemaat-jemaat lain di wilayah yang menghadapi tantangan keberagaman serupa. Penelitian ini juga merekomendasikan studi lanjutan yang bersifat komparatif dan multidisipliner untuk memperluas dampak dan validitas temuan.

References

Daftar Pustaka

Bevans, Stephen B. 1992. Models of Contextual Theology. Maryknoll, NY: Orbis Books.

Bosch, David J. 1991. Transforming Mission: Paradigm Shifts in Theology of Mission. Maryknoll, NY: Orbis Books.

Creswell, John W. 2016. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Hick, John.1989. An Interpretation of Religion: Human Responses to the Transcendent. New Haven, CT: Yale University Press.

Kärkkäinen, Veli-Matti. 2002. An Introduction to Ecclesiology: Ecumenical, Historical & Global Perspectives. Downers Grove, IL: InterVarsity Press.

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. 2023. Data Kependudukan Berdasarkan Agama di Provinsi Maluku Utara. Jakarta: Kemendagri.

Knitter, Paul F. 2002. Introducing Theologies of Religions. Maryknoll, NY: Orbis Books.

Kristanto, B. 2022. Pendidikan Karakter dalam Perspektif Kristen: Teologi dan Implementasi di Sekolah. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

McGrath, Alister E. 1994. Christian Theology: An Introduction. 2nd ed. Oxford: Blackwell Publishers.

Mangunwijaya, Y. B. 2021. Membangun Pendidikan Moral di Sekolah Kristen: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Kanisius.

Ni'mah, F. 2018. "Integrasi Pendidikan Antikorupsi dalam Mata Pelajaran PAI dan Implikasinya terhadap Sikap Antikorupsi Siswa." Jurnal Pendidikan Islam, 6(2): 112–128.

Tilaar, H. A. R. 2019. Pendidikan untuk Membangun Karakter Bangsa: Tantangan dan Strategi Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Yin, Robert K.2018. Case Study Research and Applications: Design and Methods. 6th ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Published
2025-04-11
How to Cite
Huwae, E., Rumahuru, Y., & Sopakua, S. (2025). Mengelola Keberagaman Agama dan Denominasi Gereja di Jemaat GPM Tifure. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(4.A), 250-262. Retrieved from https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/11953